Resep Masakan Iwel - Iwel Indonesia
Masih ingatkah kamu dengan Iwel-Iwel? Kue basah tradisional ini seringkali dibuat guna acara selamatan bayi yang baru bermunculan atau dikenal dalam tradisi Jawa dengan sebutan sepasar (umur 5 hari) dan selapan (umur 35 hari). Makanya kue ini jarang dipasarkan di pasar laksana jajanan lainnya. Tapi kue ini kadang diciptakan untuk acara kendurian pun dan pasti saja kamu bisa menciptakan dan santap kapan saja ;-).
Tips: Ciri khas Iwel-Iwel ialah bahan utamanya ketan yang digiling atau diselip kasar bukan dari tepung ketan halus. Kalau tepungnya halus tersebut bukan Iwel-Iwel, namun Lapet ketan jadi gak nyambung nanti judulnya ;-).
Catatan: Cara membalut Iwel-Iwel terdapat 2 macam: di format piramida atau disemat dengan lidi. Kalau di desa kelahiran saya, guna selamatan bayi disemat gunakan lidi. Kalau acara kondangan alias kendurian seringkali cukup di format pyramida, praktis gak butuh nyari2 lidi. Makanya saya buat versi pyramida saja kali ini he he. Disantap pas cuaca dingin ditemani secangkir teh hangat hmmm...jadi ingat masa kecil ketika rebutan nasi berkat sama saudara :-)
Bahan guna 12 buah:
200 gr ketan putih, rendam semalaman atau paling tidak 4 jam
100 gr kelapa parut yg agak muda (jika tak ada, ganti dengan 50 gr kelapa parut kering dibaur dengan 50 ml santan kental sedang)
1/2 sdt garam (atau cocok selera)
50 ml air dingin
100 gr gula kelapa, disisir halus (pakai gula yg gampang disisir/mudah meleleh)
12 eksemplar daun pisang ukuran 15 cm x 15 cm, dilemaskan
lidi bila hendak membungkus khas selamatan bayi
Cara Membuat:
Rendam ketan dalam air dingin sekitar semalam atau paling tidak 4 jam sebelum dimasak. Buang air rendaman, cuci bersih dan tiriskan hingga benar2 bebas air.
Giling atau selip kasar ketan dengan dry grinder/dry mill sampai berbentuk serupa granula (jangan digiling hingga menjadi tepung halus).
Taruh tepung ke dalam mangkok ukuran besar.
Tambahkan garam, kelapa parut dan air, aduk sampai rata.
(Jika kamu terpaksa menggunakan sediaan kelapa parut kering, tambahkan dulu santan ke dalam kelapa, aduk2 rata sampai kelapa lembab, baru campurkan dengan ketan).
Ambil satu eksemplar daun pisang yang telah dilemaskan, tekuk tepat di pertemuan kedua garis diagonnal sampai membentuk lubang lancip di unsur bawah.
Beri 2 sdm gabungan ketan, bikin lubang di tengahnya, isi dengan 1 sdt gula sisir. Tutup pulang bagian atas dengan 1 sdm ketan.
Tekuk ke 3 sisi daun yang tersisa ke tengah sampai terbentuk bungkusan laksana pyramida.
Lakukan hingga habis. Bagi pemula, silahkan lihat step by step teknik membungkus format pyramida laksana terlihat pada gambar.
Kukus iwel-iwel dengan api besar sekitar 25 menit semenjak panci mendesis.
Hidangkan panas atau dingin.
Post a Comment